Untuk Tes Penilaian Sumatif Semester Genap silakan gunakan Aplikasi Ruang Ujian dengan mendownloadnya di Playstore atau Klik Disini 🖰
Untuk Kode Ruangan atau Barcode-nya, silakan gunakan informasi di bawah ini
Islam adalah agama yang sempurna dan menyeluruh, yang tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah Swt. (ḥablum minallāh), tetapi juga hubungan manusia dengan sesama manusia (ḥablum minannās). Salah satu wujud nyata pengaturan hubungan antarmanusia dalam Islam adalah muamalah.
Muamalah mencakup seluruh aktivitas manusia dalam bidang sosial dan ekonomi, seperti akad (perjanjian), jual beli, pemanfaatan lahan, transaksi utang piutang, hingga larangan riba. Islam tidak membiarkan urusan ini berjalan tanpa aturan, karena menyangkut keadilan, kejujuran, dan kemaslahatan hidup bersama.
Allah Swt. berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil…”
(QS. An-Nisā’: 29)
Ayat ini menegaskan bahwa setiap transaksi harus dilakukan berdasarkan akad yang sah, adil, dan diridai oleh kedua belah pihak. Oleh karena itu, Islam menetapkan ketentuan-ketentuan khusus dalam muamalah, seperti akad yang jelas, hak memilih (khiyār), jual beli salam, pemanfaatan tanah mati (ihyā’ul mawāt), pembatasan harta bagi orang tertentu (ḥajr), serta pelarangan riba karena merugikan dan menzalimi.
Di era modern saat ini, praktik muamalah semakin kompleks: transaksi online, pinjaman berbunga, jual beli kredit, hingga investasi digital. Semua itu menuntut peserta didik untuk memahami konsep muamalah secara benar, agar mampu bersikap bijak dan tetap berada dalam koridor syariat Islam.
Mempelajari bab ini tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap jujur, adil, bertanggung jawab, dan amanah dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah mempelajari LKS ini, peserta didik diharapkan mampu:
Menguraikan konsep muamalah dalam Islam tentang akad, ihyaul mawat, jual beli, khiyār, salam, ḥajr, dan riba dengan benar.
Menelaah ketentuan-ketentuan akad, ihyaul mawat, jual beli, khiyār, salam, ḥajr, dan riba sesuai syariat Islam.
Mengimplementasikan konsep muamalah Islami dalam kehidupan sehari-hari secara bertanggung jawab.
Menyimpulkan hikmah pelaksanaan muamalah dan larangan riba dalam Islam dengan tepat.
Muamalah adalah aturan Islam yang mengatur hubungan antarmanusia dalam bidang sosial dan ekonomi, seperti jual beli, sewa-menyewa, utang piutang, dan kerja sama usaha.
Prinsip dasar muamalah Islam:
Saling ridha
Tidak merugikan
Tidak mengandung riba, gharar, dan penipuan
Mengandung kemaslahatan
Akad adalah perjanjian atau kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang menimbulkan akibat hukum.
Rukun Akad:
Pihak yang berakad (ʿāqid)
Objek akad (maʿqūd ʿalaih)
Ijab dan qabul
Syarat Akad:
Dilakukan secara sadar dan sukarela
Objeknya halal dan jelas
Tidak mengandung unsur penipuan
Ihyā’ul mawāt adalah menghidupkan tanah mati (tanah yang tidak dimiliki dan tidak dimanfaatkan) dengan cara mengelolanya, seperti bercocok tanam atau membangun.
Ketentuan:
Tanah belum dimiliki siapa pun
Digunakan untuk kemaslahatan
Tidak merugikan masyarakat
Hikmah:
Mendorong produktivitas dan pemerataan pemanfaatan sumber daya alam.
Jual beli adalah tukar-menukar harta dengan harta berdasarkan kerelaan.
Syarat Sah Jual Beli:
Penjual dan pembeli berakal
Barang halal dan jelas
Ada ijab dan qabul
Khiyār adalah hak memilih untuk melanjutkan atau membatalkan akad jual beli.
Macam-macam Khiyār:
Khiyār majelis
Khiyār syarat
Khiyār ʿaib
Salam adalah jual beli dengan pembayaran di muka, sedangkan barang diserahkan kemudian.
Syarat Salam:
Spesifikasi barang jelas
Waktu penyerahan ditentukan
Pembayaran dilakukan penuh di awal
Ḥajr adalah pembatasan hak seseorang dalam mengelola harta, misalnya terhadap anak kecil, orang gila, atau orang yang boros.
Tujuan:
Melindungi harta agar tidak disalahgunakan.
Riba adalah tambahan yang diambil secara batil dalam transaksi utang piutang atau jual beli.
Allah Swt. berfirman:
“Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.”
(QS. Al-Baqarah: 275)
Hikmah larangan riba:
Mencegah kezaliman
Menjaga keadilan ekonomi
Menghindari kesenjangan sosial
Apakah saya sudah jujur dalam transaksi sehari-hari?
Pernahkah saya melakukan jual beli tanpa kejelasan akad?
Bagaimana sikap saya terhadap praktik riba di lingkungan sekitar?
Judul: Muamalah di Sekitarku
Tuliskan contoh praktik muamalah di lingkunganmu (pasar, sekolah, atau rumah) dan analisis kesesuaiannya dengan syariat Islam.
Diskusikan studi kasus tentang jual beli online atau pinjaman berbunga, lalu presentasikan solusi Islami-nya.
Buat jurnal satu minggu tentang praktik kejujuran dan akad dalam aktivitas ekonomi yang kamu lakukan.
Muamalah mengatur hubungan sosial dan ekonomi manusia.
Akad adalah dasar sahnya transaksi.
Islam mengatur jual beli, salam, khiyār, dan ihyā’ul mawāt secara adil.
Ḥajr bertujuan melindungi harta.
Riba diharamkan karena mengandung kezaliman.
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!
Muamalah dalam Islam adalah aturan yang mengatur hubungan manusia dalam bidang …
A. Ibadah mahdhah
B. Akidah dan akhlak
C. Sosial dan ekonomi
D. Politik dan pemerintahan
E. Pendidikan dan budaya
Akad dalam Islam dinyatakan sah apabila memenuhi rukun dan syarat, salah satunya adalah adanya …
A. Saksi dan jaminan
B. Keuntungan yang besar
C. Ijab dan qabul
D. Barang mahal
E. Perjanjian tertulis
Tanah mati yang belum dimiliki siapa pun kemudian dikelola dan dimanfaatkan disebut praktik …
A. Ijarah
B. Salam
C. Khiyār
D. Ihyā’ul mawāt
E. Ḥajr
Hak pembeli untuk membatalkan transaksi karena menemukan cacat pada barang disebut …
A. Khiyār majelis
B. Khiyār syarat
C. Khiyār ʿaib
D. Salam
E. Qardh
Jual beli salam berbeda dengan jual beli biasa karena dalam jual beli salam …
A. Barang diserahkan lebih dahulu
B. Pembayaran dilakukan di akhir
C. Pembayaran dilakukan di muka
D. Tidak memerlukan akad
E. Barang boleh tidak jelas
Pembatasan hak seseorang dalam mengelola harta karena alasan tertentu dalam Islam disebut …
A. Riba
B. Wakalah
C. Hibah
D. Ḥajr
E. Rahn
Salah satu alasan utama diharamkannya riba dalam Islam adalah karena riba …
A. Menguntungkan satu pihak
B. Mengandung unsur spekulasi
C. Menyebabkan ketidakadilan
D. Memperlambat transaksi
E. Mengurangi keuntungan
Prinsip utama yang harus dijaga dalam setiap transaksi muamalah adalah …
A. Kecepatan dan keuntungan
B. Saling ridha dan keadilan
C. Keuntungan sepihak
D. Persaingan bebas
E. Modal besar
(HOTS) Seorang pedagang online menjual barang tanpa menjelaskan kondisi cacat yang ada, sehingga pembeli merasa dirugikan. Berdasarkan konsep muamalah Islam, tindakan yang paling tepat adalah …
A. Membiarkan karena sudah terjadi akad
B. Menganggap risiko pembeli
C. Memberikan hak khiyār kepada pembeli
D. Menolak pengembalian barang
E. Menambah harga barang lain
(HOTS) Seorang petani menerima pembayaran penuh di awal untuk hasil panen yang akan diserahkan tiga bulan kemudian dengan spesifikasi yang jelas. Jenis transaksi tersebut adalah …
A. Jual beli biasa
B. Ijarah
C. Jual beli salam
D. Khiyār majelis
E. Qardh
B. Isian Singkat
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
Perjanjian atau kesepakatan yang menimbulkan akibat hukum dalam muamalah disebut ………….
Menghidupkan tanah mati agar dapat dimanfaatkan disebut ………….
Hak memilih untuk melanjutkan atau membatalkan akad jual beli disebut ………….
Tambahan yang diambil secara batil dalam transaksi utang piutang disebut ………….
Jual beli dengan pembayaran di muka dan penyerahan barang di kemudian hari disebut ………….
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan benar!
Jelaskan pengertian muamalah dalam Islam serta sebutkan prinsip-prinsip dasar yang harus dijaga dalam setiap kegiatan muamalah!
Uraikan rukun dan syarat sah akad dalam Islam, kemudian jelaskan mengapa akad menjadi dasar penting dalam setiap transaksi!
Jelaskan pengertian ihyā’ul mawāt serta sebutkan ketentuan dan hikmah penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat!
Jelaskan perbedaan antara jual beli biasa dan jual beli salam ditinjau dari waktu pembayaran dan penyerahan barang, serta berikan masing-masing satu contoh!
Mengapa riba diharamkan dalam Islam? Jelaskan dampak negatif riba bagi kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat serta hikmah pelarangan riba tersebut!
Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman yang sangat luas, baik dari segi suku, agama, ras, bahasa, adat istiadat, maupun budaya. Keberagaman tersebut merupakan sunnatullah yang harus disyukuri dan dijaga bersama. Sebagai peserta didik Madrasah Aliyah, siswa diharapkan mampu memahami keberagaman tersebut sebagai potensi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika mengandung makna bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk saling bertentangan, melainkan sarana untuk membangun kebersamaan. Nilai ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya ukhuwah, toleransi, dan tolong-menolong dalam kebaikan. Oleh karena itu, sikap saling menghargai dan bekerja sama perlu ditanamkan sejak dini dalam kehidupan sehari-hari.
Kerja sama merupakan salah satu bentuk nyata pengamalan nilai Bhinneka Tunggal Ika. Dengan kerja sama, setiap individu dapat saling membantu, saling melengkapi, serta menghindari sikap egois dan individualis. Melalui pembelajaran ini, peserta didik Madrasah Aliyah diharapkan mampu memahami pentingnya kerja sama dalam membangun kehidupan yang rukun, harmonis, dan berkeadaban di lingkungan keluarga, madrasah, dan masyarakat.
Pada pembelajaran bagian ini, Anda diharapkan dapat memiliki sikap dan perilaku dalam kehidupan keseharian yang mencerminkan kerja sama dan gotong royong dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat. Selain itu, Anda diharapkan memiliki pemahaman tentang makna dan pentingnya kerja sama atau gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara sadar, terencana, dan bertanggung jawab untuk mencapai tujuan bersama. Dalam kehidupan sosial, manusia merupakan makhluk yang saling membutuhkan sehingga tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Oleh karena itu, kerja sama menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam perspektif Bhinneka Tunggal Ika, kerja sama mencerminkan kesadaran untuk menyatukan perbedaan demi kepentingan bersama. Bagi peserta didik Madrasah Aliyah, kerja sama juga berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter, seperti tanggung jawab, toleransi, empati, dan kepedulian sosial.
Faktor-faktor yang mendorong terjadinya kerja sama antara lain:
Adanya kesamaan tujuan dan kepentingan
Saling membutuhkan satu sama lain
Kesadaran akan pentingnya hidup rukun dan damai
Rasa empati dan kepedulian terhadap sesama
Ketaatan terhadap nilai, norma, dan aturan yang berlaku
Kerja sama dapat dijumpai dalam berbagai lingkungan kehidupan manusia, baik dalam lingkup keluarga, pendidikan, maupun masyarakat.
Kerja sama di lingkungan keluarga, seperti membantu orang tua, menjaga kebersihan rumah, serta saling membantu antar anggota keluarga.
Kerja sama di lingkungan madrasah, antara lain kerja bakti, diskusi kelompok, pembelajaran kolaboratif, serta kegiatan organisasi seperti OSIS dan ekstrakurikuler.
Kerja sama di lingkungan masyarakat, misalnya gotong royong, musyawarah warga, kegiatan sosial, dan kerja sama lintas budaya serta agama.
Berbagai bentuk kerja sama tersebut menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang bukan penghalang untuk membangun persatuan dan kebersamaan.
Kerja sama memberikan banyak manfaat bagi kehidupan individu maupun kelompok. Dengan adanya kerja sama, berbagai persoalan dapat diselesaikan secara efektif dan efisien.
Manfaat kerja sama antara lain:
Meringankan beban pekerjaan dan mempercepat penyelesaian tugas
Mempererat persatuan dan kesatuan bangsa
Menumbuhkan sikap toleransi, tanggung jawab, dan saling menghormati
Mengembangkan kemampuan sosial dan kepemimpinan peserta didik
Mewujudkan kehidupan yang rukun, damai, dan harmonis
Apa arti kerja sama menurutmu?
Jawab: …………………………………………………………
Sebutkan satu contoh kerja sama yang kamu lihat di sekolah!
Jawab: …………………………………………………………
Mengapa kerja sama penting dalam kehidupan?
Jawab: …………………………………………………………
Tuliskan 3 contoh situasi kerja sama yang pernah kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari (di rumah, sekolah, atau lingkungan sekitar).
a. …………………………………………………………
b. …………………………………………………………
c. …………………………………………………………
Bentuk kelompok 3–4 orang lalu diskusikan:
a. Bagaimana bentuk kerja sama yang dapat membantu teman yang kesulitan belajar?
b. Buatlah poster kreatif bertema “Kerja Sama Membawa Kebersamaan!”
Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, bahasa, dan budaya. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan bangsa yang harus disyukuri dan dijaga bersama. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan bahwa meskipun bangsa Indonesia berbeda-beda, namun tetap satu dalam persatuan dan kesatuan.
Salah satu wujud nyata pengamalan nilai Bhinneka Tunggal Ika adalah kerja sama. Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara sadar dan bertanggung jawab untuk mencapai tujuan bersama. Dalam kehidupan sosial, manusia tidak dapat hidup sendiri sehingga kerja sama menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Kerja sama dapat terjadi karena beberapa faktor, antara lain adanya kesamaan tujuan dan kepentingan, saling membutuhkan satu sama lain, kesadaran akan pentingnya hidup rukun, serta rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Kerja sama dapat dilakukan di berbagai lingkungan, seperti di keluarga, madrasah, dan masyarakat.
Bentuk-bentuk kerja sama meliputi membantu orang tua di rumah, kerja bakti dan diskusi kelompok di madrasah, serta gotong royong dan kegiatan sosial di masyarakat. Melalui kerja sama, perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan.
Kerja sama memberikan banyak manfaat, antara lain meringankan beban pekerjaan, mempercepat penyelesaian tugas, mempererat persatuan dan kesatuan, menumbuhkan sikap toleransi dan tanggung jawab, serta menciptakan kehidupan yang rukun, damai, dan harmonis sesuai dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika.
1. Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan tujuan untuk …
A. Menunjukkan kekuatan masing-masing
B. Mendapatkan pujian
C. Mencapai tujuan bersama
D. Mengalahkan orang lain
E. Menyelesaikan pekerjaan sendiri
2. Berikut ini yang bukan termasuk faktor penyebab terjadinya kerja sama adalah …
A. Kesamaan tujuan
B. Saling membutuhkan
C. Kepedulian sosial
D. Sikap individualisme
E. Keinginan hidup rukun
3. Contoh kerja sama di lingkungan sekolah adalah …
A. Mengerjakan ulangan secara bersama-sama
B. Mencontek pekerjaan teman
C. Diskusi kelompok saat belajar
D. Membiarkan kelas kotor
E. Menghindari tugas kelompok
4. Bentuk kerja sama di lingkungan masyarakat yang tepat adalah …
A. Belajar kelompok
B. Kerja bakti membersihkan lingkungan
C. Mengerjakan PR
D. Piket kelas
E. Menghafal pelajaran
5. Manfaat kerja sama dalam kehidupan sehari-hari adalah …
A. Menambah beban pekerjaan
B. Menimbulkan perselisihan
C. Pekerjaan menjadi lebih berat
D. Mempererat persatuan dan kebersamaan
E. Mengurangi rasa peduli
6. Kerja sama mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika karena …
A. Mengutamakan kepentingan pribadi
B. Menghilangkan perbedaan
C. Mengabaikan keberagaman
D. Menyatukan perbedaan untuk tujuan bersama
E. Membuat semua orang sama
7. Sikap yang perlu dimiliki agar kerja sama dapat berjalan dengan baik adalah …
A. Egois
B. Toleransi
C. Acuh tak acuh
D. Sombong
E. Individualis
8. Jika dalam masyarakat tidak ada kerja sama, maka kemungkinan yang terjadi adalah …
A. Kehidupan menjadi lebih harmonis
B. Masalah mudah diselesaikan
C. Pekerjaan cepat selesai
D. Persatuan semakin kuat
E. Timbul perpecahan dan konflik
9. Di sebuah kelas terdapat siswa dengan latar belakang suku dan agama yang berbeda. Mereka bekerja sama menyiapkan pentas seni sekolah. Nilai utama yang ditunjukkan dari kegiatan tersebut adalah …
A. Persaingan antar kelompok
B. Keseragaman budaya
C. Toleransi dan kebersamaan dalam keberagaman
D. Keunggulan salah satu kelompok
E. Perbedaan yang harus dihindari
10. Perhatikan pernyataan berikut:
“Warga desa memilih bekerja sendiri-sendiri karena merasa lebih cepat, tetapi akhirnya banyak pekerjaan tidak selesai.”
Kesimpulan yang paling tepat dari pernyataan tersebut adalah …
A. Kerja sama selalu memperlambat pekerjaan
B. Kerja sama tidak diperlukan di masyarakat
C. Kerja sama hanya cocok di sekolah
D. Tanpa kerja sama, tujuan bersama sulit tercapai
E. Setiap orang harus bekerja sendiri
Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan __________.
Semboyan bangsa Indonesia yang mengajarkan persatuan dalam keberagaman adalah __________.
Salah satu faktor utama yang mendorong terjadinya kerja sama dalam masyarakat adalah adanya __________ tujuan dan kepentingan.
Gotong royong merupakan contoh kerja sama di lingkungan __________.
Kerja sama dapat menumbuhkan sikap toleransi, tanggung jawab, dan __________ antar sesama.
Jelaskan pengertian kerja sama menurut pemahamanmu sendiri dan kaitannya dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika!
Mengapa kerja sama sangat penting dalam kehidupan masyarakat yang beragam seperti Indonesia? Jelaskan pendapatmu!
Sebutkan dan jelaskan tiga bentuk kerja sama yang dapat dilakukan oleh peserta didik Madrasah Aliyah di lingkungan madrasah!
Jelaskan manfaat kerja sama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia!
Bagaimana peran peserta didik Madrasah Aliyah dalam mewujudkan sikap kerja sama di tengah perbedaan suku, budaya, dan agama? Jelaskan dengan contoh!